Perjalanan Jauh Dan Dampak Untuk Kesehatan

 

Sewa Mobil Malang Juanda – 082334175871. Menempuh perjalanan jauh ke tempat kerja, utamanya 16 km lebih, bisa berakibat buruk terhadap kesehatan dan dikaitkan dengan kenaikan berat badan, lebih besarnya lingkar pinggang dan lebih rendahnya tingkat kebugaran jantung dan paru. Akibat dari perjalanan rutin demikian diungkapkan di sebuah penelitian baru oleh para peneliti dari Washington University di St. Louis, Missouri.

Para penelaah itu meneliti sampai 4.300 komuter dan menemukan bahwa orang-orang yang melakukan perjalanan 10 mil (16 km) untuk bekerja kemungkinan lebih besar mengalami tekanan darah tinggi dan para pekerja yang menempuh perjalanan 15 mil berpeluang lebih besar menderita obesitas dan tidak mendapatkan olahraga yang memadai.

“Temuan utama itu adalah bahwa pelajar tersebut merupakan yang pertama menunjukkan perjalanan jauh ke tempat kerja  dapat mencegah aktifitas fisik yang menyehatkan dan dikaitkan dengan lebih tingginya berat badan, lebih rendahnya level kebugaran, dan semua ini merupakan pertanda kuat penyakit jantung cardiovascular, diabetes dan beberapa jenis kanker,” papar Christine Hoehner, ketua tim riset tadi dalam sebuah wawancara.

“Studi itu mendeteksi secara khusus dampak perjalanan tersebut terhadap kesehatan,” ucapnya. Angka sensus AS memberi tahu jika dalam empat dekade terakhir, orang-orang Amerika melakukan perjalanan ke tempat kerja yang lebih jauh, dengan rata-rata waktu perjalanan 20-25 menit.

Travel Malang Surabaya Malam, Menyediakan Jasa Travel Surabaya Malang dan Travel Malang Surabaya, Sewa Mobil Malang Juanda, Sewa Mobil Murah Malang, Sewa Mobil 24 Jam Malang, Travel Malang Batu, Paket Wisata Malang dan Batu , Sewa Mobil Surabaya, Travel Wisata Malang Selatan. Para peneliti itu menemukan berpergian jauh dikaitkan dengan kurangnya olahraga moderat atau serius, lebih besarnya BMI dan lebih besarnya ukuran lingkar pinggang dan lebih tingginya tekanan darah.

” Tampaknya ambang batas untuk tekanan darah yaitu perjalanan berjarak 10 mil,” ungkap Hoehner, yang menambahkan keadaan mulai berubah dari jarak itu.

Tingginya tekanan darah atau disebut sebagai hipertensi adalah keadaan yang tidak boleh diremehkan. Tekanan darah tinggi dapat mempunyai dampak serius untuk kesehatan Anda. Untuk mencegah potensi masalah, Anda penting melihat dan mengendalikan tekanan darah Anda. Berikut adalah efek negatif hipertensi yang tidak terkelola:

  1. Dampak pada pembuluh darahTekanan tinggi yang berkelanjutan pada pembuluh darah mengakibatkan dinding arteri menjadi rusak.Dampaknya , dinding arteri akan mengobati diri sehingga lebih tebal, lebih keras dan kurang elastis. Kondisi ini dikatakan aterosklerosis atau pengerasan arteri. Anda bisa mengalami aterosklerosis secara murni oleh proses penuaan, tetapi tekanan darah tinggi bisa mempercepat prosesnya. Arteri yang mengeras dan kaku lebih rentan untuk pecah dan tersumbat, yang mengakibatkan kerusakan pada organ-organ yang seharusnya disuplai darah oleh pembuluh tersebut.Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan aneurisma. Aneurisma terjadi saat sebagian arteri menjadi lemah dan menggelembung seperti balon sebab tekanan ekstra terus-menerus.  Aneurisma berkembang secara lambat selama bertahun-tahun dan seringkali tidak menimbulkan gejala. Bila gelembung ini pecah, perdarahan yang berbahaya dapat terjadi di dalam tubuh.  Aneurisma dapat terjadi di mana saja, namun paling umum pada aorta yang memasuk darah ke perut, panggul, dan kaki (aneurisma aorta perut)
  2. Efek pada jantungApabila pembuluh darah Anda mengecil dan mengeras, jantung Anda harus memompa lebih keras untuk mengalirkan darah. Jantung merupakan sebuah massa otot, dan seperti massa otot lainnya kerja keras itu menyebabkan jantung Anda membesar. Ventrikel kiri dapat menebal atau mengeras (hipertrofi ventrikel kiri). Hal ini tidak baik. Jantung Anda akan melar dan sejumlah darah yang seharusnya terpompa ke tubuh Anda tetap berada di dalam jantung. Akhirnya, jantung Anda mulai melemah karena tidak bisa terus-menerus bekerja keras untuk memompa darah. Saat jantung tidak bisa lagi memompa darah dengan sempurna ke pembuluh-pembuluh arteri, Anda memiliki apa yang dikenal sebagai gagal jantung atau payah jantung.Jika arteri jantung (arteri koroner) tersumbat sampai tidak memungkinkan darah mengalir bebas ke dalam jantung Anda, Anda mengalami apa yang disebut sebagai penyakit jantung koroner. Hipertensi meningkatkan dampak penyakit jantung koroner karena tekanan darah yang terus-menerus tinggi membebani dinding arteri. Seiring waktu, tekanan ekstra ini dapat merusak arteri. Pembuluh arteri yang terluka lebih mungkin untuk menyempit dan mengeras oleh deposit lemak (plak).
  3. Dampak pada otakTekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat. Jaringan otak akan kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini dikenal sebagai stroke, yang dapat mengakibatkan masalah serius dan bahkan kematian. Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama stroke.Selain stroke, hipertensi juga bisa mengakibatkan demensia, penyakit otak yang mengakibatkan masalah berpikir, berbicara, penalaran, visi memori, dan gerakan. Ada beberapa akibat demensia. Salah satu penyebabnya, demensia vaskular, merupakan hasil dari penyempitan dan penyumbatan arteri yang memasok darah ke otak.
  4. Efek pada ginjalGinjal merupakan organ penting lain yang dapat rusak oleh tekanan darah tinggi. Bila arteri yang memasok darah ke ginjal rusak, jaringan ginjal tidak mendapatkan darah yang dibutuhkan dan secara berangsur akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi. Kondisi ini disebut penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal. Kondisi ini sangat berbahaya sebab kerusakan ginjal bisa meningkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi.
  5. Efek pada mataPembuluh-pembuluh darah kecil memasok darah ke mata. Hipertensi bisa merusak pembuluh darah kecil sehingga suplai darah ke mata berkurang atau terhenti. Retinopati hipertensi terjadi saat retina rusak karena tekanan darah tinggi. Retina adalah lapisan jaringan di bagian belakang mata yang mengubah cahaya yang masuk mata menjadi sinyal saraf yang dikirim ke otak.  Semakin lama tekanan darah tinggi, lebih parah kerusakan yang bisa terjadi pada retina.  Saraf di mata mungkin juga dapat mati sebab kekurangan pasokan darah. Kondisi ini dikatakan neuropati optik iskemik. Semua kondisi tersebut bisa menyebabkan penglihatan kabur atau kebutaan total. Obesitas dikaitkan dengan perjalanan lebih 15 mil. Para periset tidak menemukan perbedaan dalam temuan-temuan antara pria, wanita dan kelompok-kelompok usia yang berbeda.

Hoehner mengisyaratkan jika perjalanan jauh dan waktu tempuh yang lebih lama di belakang stir mengurangi banyak waktu orang itu untuk berolahraga. Namun terlepas dari jauh tidaknya tempat kerja anda, menjaga kesehatan tetap jadi prioritas utama. Dengan bekerja online tidak ada lagi waktu yang terbuang percuma selama perjalanan ke tempat kerja. Anda bisa bekerja di manapun sepanjang ada koneksi internet. Anda jadi punya banyak waktu luang karena jam kerja yang bisa diatur sedemikian rupa.Gunakan waktu luang tersebut dengan melakukan aktivitas fisik yang berdampak positif bagi kesehatan anda.

Demikian artikel tentang Berpergian Jauh Dan Akibatnya Bagi Kesehatan Tubuh. Untuk mendapatkan kenyamanan dalam bepergian, anda dapat menyewa Travel Malang Surabaya Malam, Menyediakan Jasa Travel Surabaya Malang dan Travel Malang Surabaya, Sewa Mobil Malang Juanda, Sewa Mobil Murah Malang, Sewa Mobil 24 Jam Malang, Travel Malang Batu, Paket Wisata Malang dan Batu , Sewa Mobil Surabaya, Travel Wisata Malang Selatan dari ZihanTravel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*